-->

Search News

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



» » » » Karena dagangnya cantik atau sotonya enak, Gung Ronny coba soto Bogor, Renon

 

Gung Ronny berkunjung, hunter kuliner masakan berkuah, Soto khas Bogor (Renon)

GATRADEWATA NEWS | DENPASAR | Penikmat kuliner terutama makanan berkuah, merupakan pencinta kuliner yang biasanya disebut seorang Seeker atau hunter (pemburu) kuliner yang handel. Sambil menikmati kopi pahit kita tidak sengaja bertemu dengan I Gusti Agung Ronny Indrawijaya Sunarya (Gung Ronny), sosok kharismatik yang mengantongi 3.000 suara lebih saat pemilihan yang lalu, hanya dibilangan renon wilayah makanan berkuah ini dijual. Ia sedang asyik menikmati soto khas Bogor yang disediakan hangat siang itu, Selasa (22/06/2021), Jalan drupadi nomer 50, Renon, Denpasar.

"Awalnya lagi cari-cari tempat makan, terus dapat info disini ada soto enak. Saya juga baru nyoba nih! Katanya soto Bogor, hmm..enak, masuk sih dilidah kita orang Bali. Terasa banget nih santannya, toge, tomat, ayam, enak rasanya nyambung (ngeblend / mix), "jelasnya.

Ditanya soal usaha kecil menengah (UMKM) seperti yang dilakukan Yati Hartati di bilangan Renon ini, Gung Ronny berujar, "Pandangan saya terhadap UMKM adalah upaya membangun ekonomi kerakyatan, sehingga makanan - makanan yang bersifat rahasia dapur yang enak bisa bermunculan, " jelas Gung Ronny, sambil mengajak semeton Gung Ronny (persatuan Gung Ronny) untuk mencoba kuliner khas Bogor ini.

Selain itu di waktu yang sama, ditanya pemilik Warung Soto Kuning dan Bening Bogor menyediakan makanan yang beragam, dari soto daging, soto ayam, soto ceker, soto babad, soto paru (kikil, iso), ayam pecel, bakso, serta aneka minuman ringan serta kopi. " Saya sebetulnya karena betah hidup di Bali, gak ada kerjaan, ya saya buka Soto Khas Bogor ini. Bedanya soto yang lain bening, kalo ini ada santannya, jadi gurih. Kita menggunakan daging sapi segar, ceker, "jelasnya malu-malu.

" Ya kita belanja pagi-pagi sekali, terus kita bikin dan jam 9 kita sudah buka, ya disini saya juga ada yang bantu-bantu juga. Yang datang itu pernah loh dari pejabat pemerintahan Cok Ace, dari DPRD Gianyar juga yang makan disini, terima kasih ya pak , "ungkapnya yang berdarah solo (Ayah) dan sunda Garut (Ibu), sambil cerita bahwa malu-malu minta foto sama pejabat tersebut. (Ray)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama