-->

Search News

News

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Nasional

Pariwisata

Life & style

Musik & Film

Profile

Model & Fashion



» » » » Korban Covid 19 meninggal setelah alami Epilepsi

 

Dr. Drs. I Ketut Suweca

GATRADEWATA NEWS| BULELENG | Setelah 7 hari di rawat di RS pasien covid - 19  meninggal, almarhum juga mengalami pneumonia bilateral serta komorbid epilepsi. Situasi penanganan Covid-19 pada hari ini, tercatat seorang pasien terkonfirmasi berasal dari Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng telah berpulang hari ini. Selain itu, angka konfirmasi dan kesembuhan baru yang fluktuatif masih ditemukan pada perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng pada Rabu (3/3/2021) ini. Demikian dikabarkan oleh Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng melalui rilis persnya.

Lebih jauh, Suweca yang juga merupakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik itu menyampaikan seorang yang telah meninggal dunia itu merupakan seorang laki-laki berusia 42 tahun, dengan riwayat pasien telah dirawat di RS Kertha Usada sejak tanggal 25 Februari 2021. Adapun gejala yang disertai adalah demam, sesak sejak 4 hari, serta lemas dan batuk kering. Almarhum juga mengalami pneumonia bilateral serta komorbid epilepsi.

Beralih ke data lainnya, angka konfirmasi baru hari ini terdapat sebanyak 13 orang yang terdiri dari 3 orang masing-masing dari Kecamatan Sawan, Gerokgak, Buleleng; 2 orang dari Kecamaan Banjar, dan masing-masing 1 orang dari Kecamatan Kubutambahan dan Seririt. Sedangkan angka kesembuhan terdapat sebanyak 7 orang yang terdiri dari 3 orang asal Kecamatan Buleleng dan masing-masing 1 orang asal Kecamatan Kubutambahan, Busungbiu, Sukasada, dan Seririt.

Terkait perawatan terkonfirmasi yang ditangani pihaknya, Suweca menyampaikan terdapat total sebanyak 157 orang yang terdiri dari 25 orang di RSUD Buleleng, 8 orang di RS Balimed, 19 orang di RS Karya Dharma Husada, 9 orang di RS Kerta Usada, 2 orang di RS Tangguwisia, 3 orang di RS Santhigraha, 1 orang di RS Mangusada Badung, 1 orang di RS Bali Mandara Denpasar, 1 orang di RS Famili Husadha Gianyar, 2 orang di Hotel Sandi Mas, 3 orang di Villa Raka Patemon, 1 orang di Puri Saka Patemon, 2 orang di Puspa Rama Anturan, 2 orang di Villa Khailas Panji, 2 orang di Villa White Sands Pejarakan, 1 orang isolasi di desa, dan 74 orang menjalani isolasi mandiri.

Data selengkapnya, Suweca menyebutkan kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng sebanyak 2.381 orang dengan rincian sembuh sebanyak 2.129 orang, kasus meninggal sebanyak 95 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 153 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 4 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 2.538 orang dengan rincian suspek konfirmasi 1.017 orang, discarded 1.411 orang, suspek masih dipantau 40 orang dan probable 70 orang.

Sementara itu, kontak erat kumulatif di Buleleng sebanyak 12.799 orang dengan rincian kontak erat konfirmasi sebanyak 1.136 orang, discarded sebanyak 10.456 orang, karantina mandiri sebanyak 833 orang dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 374 orang. Kasus konfirmasi non suspek atau kontak erat sebanyak 226 orang. Dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang.

Akhir kata, Suweca kembali meminta masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar terhindar dari paparan virus tersebut. Tidak lupa juga diingatkan olehnya untuk senantiasa meningkatkan imun tubuh.(Mega)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama